Emiten Kertas Terdampak Kenaikan Harga Bahan Baku, Cek Rekomendasi Sahamnya
Emiten Kertas Terdampak Kenaikan Harga Bahan Baku, Cek Rekomendasi Sahamnya
3 Okt 202423.13 UTC
INKP
0,57%
TKIM
0,67%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga bahan baku kertas yakni kraft pulp tengah mengalami tren kenaikan. Melansir tradingeconomis pada Rabu (3/10), harga kraft pulp global mencapai CNY 5.794 per ton atau naik 0,03 dalam sebulan terakhir.
Founder Stocknow.id Hendra Wardana memprediksi, kinerja emiten kertas akan terpengaruh positif dalam jangka pendek dari adanya tren kenaikan harga pulp.
Ia juga menjelaskan, harga pulp yang tembus CNY 5.794 per ton itu menunjukkan permintaan global yang kuat sehingga meningkatkan pendapatan emiten kertas.
"Namun, perlu dipertimbangkan bahwa emiten yang dapat mentransfer biaya ini kepada konsumen akan lebih diuntungkan," kata Hendra kepada Kontan, Rabu (3/10).
Hendra melihat prospek harga pulp dan kertas hingga akhir tahun menunjukkan potensi stabilisasi. Meskipun ada tekanan inflasi, permintaan dari sektor kemasan dan produk kertas tetap tinggi sehingga dapat mendukung harga.
Namun, jika harga pulp terus melambung, mungkin ada batasan pada margin keuntungan emiten. Ini tergantung pada kemampuan emiten untuk menaikkan harga produk akhir.
Dirinya juga memprediksi pendapatan dan laba emiten kertas hingga akhir kuartal ketiga diperkirakan meningkat, didorong oleh penjualan yang kuat dan pemulihan ekonomi pasca-pandemi.
"Peningkatan permintaan dari sektor e-commerce dan kemasan juga akan menjadi faktor pendorong utama. Namun, investor perlu memperhatikan potensi fluktuasi biaya bahan baku yang dapat mempengaruhi margin keuntungan," terangnya.
Di tengah sentimen kenaikan harga pulp, investor sebaiknya mencermati kemampuan emiten untuk mengelola biaya dan harga jual produk.
Penilaian terhadap strategi mitigasi risiko dan daya saing produk juga menjadi penting untuk menentukan kelayakan investasi.
Hendra merekomendasikan untuk mencermati saham INKP dan TKIM di masing-masing target harga Rp 9.775 per saham dan Rp 8.500 per saham.
Target harga tersebut merefleksikan potensi pertumbuhan yang wajar dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan strategi perusahaan.
Lebih lama
Berikutnya"
https://id.tradingview.com/new...:~:text=TradingView,Berikutnya
Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.
FOLLOWME Trading Community Website: https://www.followme.com
Hot
No comment on record. Start new comment.