YEN JEPANG MENGUAT TERHADAP USD, MENANTI RISALAH FOMC UNTUK DORONGAN BARU
- Yen Jepang kesulitan menarik pembeli di tengah ketidakpastian atas kenaikan suku bunga BoJ di masa mendatang.
- Harapan akan kemungkinan gencatan senjata antara Hizbullah dan Israel semakin melemahkan mata uang safe haven JPY.
- Kekhawatiran intervensi membatasi USD/JPY di tengah melemahnya permintaan USD, menjelang risalah FOMC.
Yen Jepang (JPY) menarik beberapa penjual intraday pada hari Selasa dan membantu pasangan USD/JPY untuk menghentikan penurunan moderatnya dari level tertinggi sejak Agustus, yang dicapai pada hari sebelumnya. Data yang dipublikasikan pada hari Selasa menunjukkan bahwa upah riil Jepang turun pada bulan Agustus setelah dua bulan kenaikan, sementara pengeluaran rumah tangga juga menurun, meningkatkan keraguan tentang kekuatan konsumsi swasta dan pemulihan ekonomi yang berkelanjutan. Hal ini terjadi di atas komentar blak-blakan tentang kebijakan moneter oleh Perdana Menteri baru Jepang dan memicu ketidakpastian atas rencana Bank of Japan (BoJ) untuk kenaikan suku bunga tambahan. Hal ini, bersama dengan berita tentang kemungkinan gencatan senjata antara Hizbullah Lebanon dan Israel, melemahkan mata uang safe haven JPY menjelang pemilihan umum dadakan di Jepang pada tanggal 27 Oktober.
Namun, spekulasi bahwa otoritas Jepang akan melakukan intervensi di pasar valas untuk mendukung mata uang domestik menahan para pelaku pasar JPY untuk tidak memasang taruhan agresif. Selain itu, permintaan Dolar AS (USD) yang lemah gagal membantu pasangan USD/JPY untuk memanfaatkan pemantulan semalam dari wilayah 147,35-147,30 dan berkontribusi pada pergerakan harga dalam kisaran selama sesi Asia pada hari Rabu. Lebih jauh, investor lebih memilih untuk menunggu di sela-sela menjelang rilis notulen rapat FOMC bulan September hari ini. Hal ini, bersama dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) AS dan Indeks Harga Produsen (PPI), akan memainkan peran penting dalam memengaruhi dinamika harga USD jangka pendek dan membantu dalam menentukan langkah selanjutnya dari pergerakan arah pasangan mata uang tersebut.
Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.
FOLLOWME Trading Community Website: https://www.followme.com
Hot
No comment on record. Start new comment.