Note

BEI Sebut Kebijakan FCA Sudah Lewati Kajian yang Panjang

· Views 55
BEI Sebut Kebijakan FCA Sudah Lewati Kajian yang Panjang
BEI Sebut Kebijakan FCA Sudah Lewati Kajian yang Panjang. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali buka suara soal kebijakan Papan Pemantauan Khusus yang menggunakan skema lelang penuh (full call auction atau FCA). Kebijakan tersebut dinilai sudah direncanakan secara matang. 

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, kebijakan FCA yang dikeluarkan bursa sudah melalui kajian yang cukup panjang. Dengan demikian, tidak bisa serta merta dibatalkan begitu saja.

Kendati demikian, kata dia, BEI terus mengkaji berbagai kebijakan yang dibuat. Otoritas bursa juga terbuka dengan masukan yang ada.

“Tapi kalau memang dalam review dirasa perlu dilakukan penyesuaian, pasti akan dilakukan. Kita tunggu saja hasil review-nya,” katanya di Gedung BEI Jakarta, Kamis (6/6/2024).

Jeffrey menambahkan, BEI sebagai regulator berupaya untuk selalu memberikan pemahaman terkait kebijakan-kebijakan yang berdampak pada penerbit indeks (index provider) dan emiten. 

“Kami selalu berkomunikasi dengan para index provider untuk memberikan pemahaman tentang itu. Juga, memberikan dukungan sebesar-besarnya kepada seluruh emiten,” tuturnya.

Dia juga menegaskan bahwa Papan Pemantauan Khusus bukan hukuman yang diberikan BEI kepada emiten. Dia menyebut, penerapan FCA bertujuan untuk melindungi investor, terutama dari potensi manipulasi harga saham.

“Jadi yang ingin kami sampaikan adalah pesan tadi bahwa Papan Pemantauan Khusus tidak serta merta menunjukkan negativity suatu perusahaan atau hukuman dari bursa,” imbuh Jeffrey.

Papan Pemantauan Khusus merupakan Papan Pencatatan untuk perusahaan tercatat yang memenuhi kriteria tertentu yang ditetapkan oleh BEI. Papan ini diluncurkan pada 25 Maret 2024.

Implementasi Papan Pemantauan Khusus tahap II (full periodic call auction) ini merupakan tindak lanjut dari Papan Pemantauan Khusus tahap I (hybrid call auction) yang telah diimplementasikan sejak 12 Juni 2023.

(RFI)

Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

FOLLOWME Trading Community Website: https://www.followme.com

If you like, reward to support.
avatar

Hot

No comment on record. Start new comment.