Pasardana.id - Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG ditutup naik 0.47% diperdagangan kemarin (19/8), dan masih disertai dengan net buy asing sebesar Rp353 miliar.
Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBCA, BMRI, ASII, BREN dan BBNI.
Sementara itu, Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin (19/8), karena investor fokus pada konvensi nasional Partai Demokrat AS dan simposium ekonomi Jackson Hole. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,58%, menjadi 40.896,53, S&P 500 naik 0,97% ke level 5.608,25 dan Nasdaq Composite naik 1,39% ke level 17.876,77. Saham teknologi memimpin kenaikan ketiga indeks saham utama AS, ditopang oleh kenaikan saham Nvidia, Microsoft, dan Alphabet. Simposium Ekonomi Jackson Hole akan dimulai pada hari Kamis, dan pernyataan Gubernur Fed Jerome Powell pada hari Jumat akan diurai untuk mendapatkan petunjuk mengenai jalur kebijakan bank sentral AS dari kebijakan moneter yang restriktif ke netral.
Di sisi lain, Bursa Asia bervariasi pada perdagangan Senin (19/8), menjelang pengumuman bank sentral minggu ini, termasuk keputusan suku bunga Bank of Korea dan risalah pertemuan Bank Sentral Australia pada Agustus. Data inflasi dari Jepang dan Singapura juga akan dirilis pada Jumat (23/8), sementara China akan mengumumkan suku bunga pinjaman primer satu tahun dan lima tahun pada Selasa (20/8). Mengutip Bloomberg, indeks Nikkei 225 Jepang melemah 1,77%, Hang Seng Hong Kong naik 0,80%, CSI 300 China naik 0,34%, Taiex Taiwan naik 0,27%, Kospi Korea Selatan turun 0,85%, ASX 200 Australia naik 0,12%, Straits Times Singapura naik 0,14% dan FTSE Malaysia naik 1,40%. Di sisi lain, gubernur The Fed, Jerome Powell diperkirakan akan mengonfirmasi pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat saat berpidato di Wyoming, dalam perhelatan simposium Jackson Hole.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Selasa (20/8), Head of Research Retail BNI Sekuritas, Fanny Suherman memperkirakan, “Hari ini IHSG berpotensi mencoba bergerak menguat kembali. Support IHSG: 7400-7440 dan Resist IHSG: 7480-7500.”
Lebih lanjut disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu; ISAT, BRIS, ANTM, DSSA, ESSA, dan ADRO.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya;
ISAT
Spec Buy dengan area beli di 11000, cutloss jika break di bawah 10850. Jika tidak break di bawah 10850, potensi naik ke 11100-11200 short term.
BRIS
Spec Buy dengan area beli di 2600, cutloss jika break di bawah 2550.
Jika tidak break di bawah 2550, potensi naik ke 2650-2700 short term.
ANTM
Spec Buy dengan area beli di 1450, cutloss jika break di bawah 1440.
Jika tidak break di bawah 1440, potensi naik ke 1510-1530 short term.
DSSA
Spec Buy dengan area beli di 40250, cutloss jika break di bawah 40000. Jika tidak break di bawah 40000, potensi naik ke 40800-41100 short term.
ESSA Buy if Break 810, dengan target jual di 820-835 short term.
Jika belum break di atas 810, range beli di area 770-785, cutloss di bawah 760.
ADRO Buy on Weakness dengan area beli di 3250, cutloss jika break di bawah 3220.
Jika tidak break di bawah 3220, potensi naik ke 3300-3330 short term.
Hot
No comment on record. Start new comment.