Note

Bangkok Bank Buka Suara Soal Transaksi Crossing Rp1,6 Triliun di BNLI

· Views 31
Bangkok Bank Buka Suara Soal Transaksi Crossing Rp1,6 Triliun di BNLI
Bangkok Bank selaku pemegang saham pengendali BNLI buka suara soal adanya transaksi crossing saham senilai Rp1,6 triliun. (Foto: dok. Bank Permata)

IDXChannel - Bangkok Bank selaku pemegang saham pengendali PT Bank Permata Tbk (BNLI) buka suara soal adanya transaksi crossing saham senilai Rp1,6 triliun.

Senior Executive Vice President (EVP) Bangkok Bank Chaiyarit Anuchitworawong mengatakan, Bangkok Bank telah melakukan penjualan sebagian saham BNLI.

"Transaksi dilaksanakan melalui pasar negosiasi di Bursa Efek pada tanggal 16 Agustus 2024 dengan tanggal penyelesaian 23 Agustus 2024," katanya dalam suratnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Senin (26/8/2024).

Chaiyarit menjelaskan, penjualan itu dilakukan untuk kepentingan re-floating dalam rangka penemuhan kewajiban pengalihan kembali usai penawaran tender wajib sesuai Peraturan OJK Nomor 9 Tahun 2028. Tak disebutkan siapa yang menyerap saham tersebut.

Jumlah saham yang dilego mencapai 1,72 miliar saham BNLI dengan harga Rp920 per saham. Dengan demikian, nilai transaksi tersebut mencapai Rp1,59 triliun.

Setelah transaksi itu, kata Chaiyarit, porsi kepemilikan Bangkok Bank di saham BNLI menyusut dari 98,71 persen menjadi 93,94 persen.

Harga saham BNLI menyentuh batas auto rejection atas (ARA) selama dua hari berturut-turut yakni pada 22-23 Agustus 2024. Harga sahamnya naik 55 persen dari Rp935 menjadi Rp1.455.

OJK dan BEI sebelumnya telah menyetujui permohonan BNLI yang memberikan perpanjangan pemenuhan kewajiban minimal saham yang beredar di publik (free float) hingga 7 Oktober 2024. Dengan demikian, BNLI memenuhi rencana tersebut tepat waktu dan terhindar dari potensi masuk papan pemantauan khusus.

Sebagai informasi, Bangkok Bank mengakuisisi BNLI dari PT Astra International Tbk (ASII) pada 2020 sebesar 89,12 persen dengan kesepakatan atas valuasi Bank Permata sebesar Rp33,66 triliun. Setelah mengakuisisi BNLI, Bangkok Bank wajib melakukan tender penawaran wajib kepada pemegang saham publik lainnya yang tersisa 10,88 persen.

(Rahmat Fiansyah)

Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

FOLLOWME Trading Community Website: https://www.followme.com

If you like, reward to support.
avatar

Hot

No comment on record. Start new comment.