Note

Vale Indonesia (INCO) Produksi Nikel 34.774 Ton di Semester I-2024

· Views 36
Vale Indonesia (INCO) Produksi Nikel 34.774 Ton di Semester I-2024
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatat produksi nikel 34.774 ton pada enam bulan pertama tahun ini. (Foto: Dok Vale Indonesia)

IDXChannel - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatat produksi nikel 34.774 ton pada enam bulan pertama tahun ini atau setara 44,5 persen dari panduan target sepanjang tahun sebesar 78.000 ton. Target ini lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun lalu yang sebesar 70.728 ton.

Presiden Direktur sekaligus CEO INCO Febriany Eddy mengatakan, perseroan optimistis target produksi nikel tahun ini bisa tercapai. Sejumlah strategi sudah disiapkan untuk memenuhi target tersebut seiring dengan peningkatan penjualan dan harga jual rata-rata nikel yang lebih baik di semester II-2024.

“Kami berharap operasi kami berjalan lancar hingga akhir tahun. Tujuan kami adalah mencapai target produksi sekitar 70.800 metrik ton nikel dalam matte pada tahun 2024, meningkat dari target tahun lalu.” katanya dalam Public Expose LIVE 2024 yang digelar Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (26/8/2024).

Febrianny mengungkapkan, peningkatan produksi nikel perseroan tahun ini merupakan hasil dari strategi pemeliharaan dan output kalsin nikel yang lebih tinggi. Saat ini, kata dia, INCO tengah memprioritaskan peningkatan produktivitas sekaligus memacu efisiensi biaya. 

"Langkah ini disiapkan dengan memastikan daya saing jangka panjang sambil menerapkan praktik-praktik pertambangan yang baik,” ujar Febriany.

Pada kuartal II-2024, INCO mencatat penjualan nikel 17.505 metrik ton yang menghasilkan pendapatan sebesar USD248,8 juta. Angka ini naik 8 persen dibandingkan kuartal sebelumnya yang disebabkan oleh harga realisasi rata-rata nikel yang lebih tinggi pada kuartal II. Harga jual rata-rata nikel meningkat 12 persen menjadi USD14.214 per ton, naik dari USD12.651 per ton pada kuartal pertama.

“Meskipun kondisi pasar yang tidak menentu, kami tetap berkomitmen untuk mengoptimalkan kapasitas produksi, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi biaya,” ucapnya.

(Rahmat Fiansyah)

Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

FOLLOWME Trading Community Website: https://www.followme.com

If you like, reward to support.
avatar

Hot

No comment on record. Start new comment.