Note

Terungkap, Jasa Marga (JSMR) Rogoh Rp290 Miliar demi Perbesar Posisi di Tol Kunciran-Cengkareng

· Views 39
Terungkap, Jasa Marga (JSMR) Rogoh Rp290 Miliar demi Perbesar Posisi di Tol Kunciran-Cengkareng
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menambah 10 persen kepemilikan saham di Tol Kunciran-Cengkareng dengan nilai akuisisi Rp280 miliar. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menambah 10 persen kepemilikan saham di Tol Kunciran-Cengkareng. Hal itu terjadi usai mengakuisisi saham milik PT Synergi Quest International Ltd (SQI), perusahaan asal Malaysia bagian dari Johawaki Properties Sdn Bhd.

Akuisisi saham tersebut semakin memperkuat JSMR di PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) dengan porsi kepemilikan menjadi 88,67 persen saham.

Baca Juga:
Terungkap, Jasa Marga (JSMR) Rogoh Rp290 Miliar demi Perbesar Posisi di Tol Kunciran-Cengkareng Pengumuman, Tarif Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran Naik Mulai Besok

"Dana yang digunakan perseroan untuk membeli 10 persen saham JKC adalah sebesar Rp290 miliar," ujar Corporate Secretary Jasa Marga, Nixon Sitorus lewat suratnya kepada BEI, Kamis (17/10/2024).

Dengan akuisisi 10 persen saham tersebut, maka valuasi JKC setara Rp2,8 triliun. Nixon mengatakan, dana yang digunakan untuk akuisisi saham SQI bukan berasal dari kas internal, melainkan dari plafon fasilitas utang yang dimiliki perseroan.

Baca Juga:
Terungkap, Jasa Marga (JSMR) Rogoh Rp290 Miliar demi Perbesar Posisi di Tol Kunciran-Cengkareng Investor Malaysia Hengkang, JSMR Perkuat Posisi di Tol Kunciran-Cengkareng

Dia berharap pembelian saham milik SQI ini akan mengoptimalkan portofolio bisnis dan pertumbuhan Jasa Marga ke depan lewat peningkatan laba dan dividen kepada induk.

"Ke depannya, JKC diproyeksikan terus memberikan kontribusi positif bagi Jasa Marga, seingga dengan dilakukan pembelian 10 persen saham SQI di JKC, maka terdapat potensi penambahan laba diatribusikan ke induk Jasa Marga sampai dengan akhir masa konsensi JKC," tutur Nixon.

Dia juga menyebut, JKC memiliki kemampuan keuangan yang baik. Dengan demikian, anak usaha JSMR ini tidak membutuhkan cash deficiency support (CDS) untuk membiayai aktivitas operasional dan memenuhi kewajiban keuangannya.

(Rahmat Fiansyah)

Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

FOLLOWME Trading Community Website: https://www.followme.com

If you like, reward to support.
avatar

Hot

No comment on record. Start new comment.