Harga CPO Turun Satu Persen Terkena Profit Taking

IDXChannel – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Bursa Malaysia Derivatives melemah pada perdagangan Kamis (17/10/2024), setelah naik hampir 1 persen pada hari sebelumnya, tertekan oleh pelemahan harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBoT).
Menurut data pasar, pukul 14.33 WIB, kontrak berjangka (futures) CPO turun 1,07 persen ke level MYR4.267 per ton.

Harga CPO cenderung bergerak sideways sejak awal Oktober lalu, tetapi berhasil menguat 15 persen dalam sebulan terakhir.
Penurunan lebih lanjut tertahan oleh laporan bahwa Uni Eropa sepakat untuk menunda penerapan undang-undang deforestasi hingga akhir Desember 2025.

Selain itu, pelemahan ringgit dan penurunan persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) secara tak terduga juga mendorong kenaikan harga minyak setelah penurunan sebelumnya.
Sementara itu, tanda-tanda ekspor yang kuat muncul, dengan laporan survei kargo yang menunjukkan pengiriman produk minyak sawit Malaysia meningkat 14 persen menjadi 15,6 persen selama periode 1-15 Oktober dibandingkan bulan sebelumnya.

Dari sisi produksi, data industri mencatat penurunan produksi sebesar 3,8 persen pada September dibandingkan Agustus.
Terpisah, Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) memperkirakan harga akan tetap stabil di atas MYR4.000 per ton bulan ini.
Lebih lanjut, beberapa trader bersikap hati-hati menjelang rilis angka PDB kuartal III-2024 China yang akan diumumkan pekan ini.
“Kami memperkirakan harga akan berada di kisaran MYR4.230-MYR4.450 [pekan ini],” kata trader minyak sawit David Ng kepada Bernama.
Dia juga menyebutkan, estimasi ekspor minyak sawit Malaysia untuk Oktober, yang diharapkan dirilis oleh survei kargo Intertek Testing Services dan Amspec, akan menjadi fokus pekan ini.
Berbeda, trader senior minyak sawit Interband Group of Companies, Jim Teh, mengatakan, pasar CPO akan mengalami aksi ambil untung pekan ini dengan harga berkisar antara MYR3.800-MYR3.900 per ton setelah data terbaru dari MPOB menunjukkan tingkat stok yang lebih tinggi di negara tersebut pada September.
"Harga CPO saat ini terlalu tinggi, yang dapat menyebabkan kenaikan harga pangan. Permintaan fisik untuk CPO, seperti biasa, akan datang dari India, China, Pakistan, negara-negara Timur Tengah, Amerika Serikat, dan Eropa," ujarnya. (Aldo Fernando)
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.
FOLLOWME Trading Community Website: https://www.followme.com
Hot
No comment on record. Start new comment.