Pasardana.id - PT MD Entertainment Tbk (IDX: FILM) membukukan laba bersih 9M24 sebesar Rp102,9 miliar, meningkat 20,8% dibandingkan tahun lalu (year on year/yoy) berkat dua film blockbuster berjudul Ipar Adalah Maut dan Badarawuhi Di Desa Penari.
“Meskipun demikian, kami tetap optimis terhadap hasil akhir tahun yang positif dengan pendapatan yang berasal dari film-film blockbuster terbaru dan yang akan datang seperti Putri Bintang Lima, Perewangan, Petak Umpet, dan Sorop, yang baru saja dirilis dan beberapa lainnya akan segera hadir. Melalui strategi tersebut, manajemen mampu membiayai produksi tanpa mengorbankan kualitas film, FILM terus mempunyai arus kas operasional yang kuat,” sebut Fidela Hasworin selaku Corporate Secretary FILM dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (05/11).
Patut dicatat, bahwa FILM berhasil meningkatkan EBIT 9M24 sebesar 21,5% YoY hingga mencapai Rp145,1 miliar.
Hal ini menghasilkan neraca yang sehat dengan posisi kas bersih sebesar Rp372,8 miliar pada akhir September 2024 (setelah membayar dividen tahun 2023 senilai Rp237,8 miliar atau DPS sebesar Rp25 pada 1 Agustus 2024).
Selanjutnya, FILM memperkuat kepemimpinannya di industri media dan hiburan dengan menciptakan ekosistem yang lengkap, mulai dari produksi konten hingga distribusi.
Melalui akuisisi berkelanjutan atas NETV, FILM kini memiliki saluran distribusi khusus Free-To-Air (FTA), selaras dengan masih banyaknya masyarakat yang mengandalkan FTA sebagai saluran hiburan.
Akuisisi ini memungkinkan konten FILM menjangkau khalayak yang lebih luas di seluruh wilayah, sehingga semakin meningkatkan jangkauan dan pengaruh pasarnya.
Akuisisi telah selesai pada 28 Oktober 2024, FILM memiliki 80,05% saham di NETV sehingga menjadikan mereka pemegang saham mayoritas dan pengendali NETV.
“Pada tahun 2024, saya semakin optimis dengan peluncuran entitas bisnis baru kami di bidang pertelevisian, termasuk akuisisi NET TV, yang semakin memperluas jangkauan pasar kami di bidang penyiaran. Kami percaya melalui inovasi, ekspansi bisnis, dan langkah-langkah strategis ini, posisi MD Entertainment akan semakin kuat sekaligus mendukung peningkatan penjualan konten di seluruh saluran distribusi televisi,” terang Manoj Punjabi, CEO of MD Entertainment.
Mendorong peningkatan pangsa pasar yang signifikan, NETV saat ini hanya menguasai sekitar 1,5% karena terbatasnya konten dan segmen pasar yang belum kuat.
Dengan akuisisi FILM dan akses terhadap perpustakaan IP yang luas, termasuk hits blockbuster, pangsa pasar NETV diproyeksikan meningkat dengan menjadi bagian dari ekosistem MD Entertainment dan sumber daya yang tersedia.
Dengan konten FILM yang populer, nilai produksi yang kuat, dan jangkauan distribusi yang diperluas, NETV siap untuk menjangkau khalayak yang lebih luas.
Integrasi strategis ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pesat dan meningkatkan pangsa pasar, menjadikan program FILM yang berkualitas tinggi dan terkenal secara lokal dapat diakses oleh jutaan orang di seluruh negeri.
Keselarasan dengan selera dan preferensi tontonan lokal ini akan memperkuat pijakan NETV di industri penyiaran, dan mengubahnya menjadi key player dalam penyiaran Indonesia.
Hot
No comment on record. Start new comment.