Note

Riset: Investor Asing Utamakan Perusahaan yang Punya Komitmen Etika Bisnis dan HAM

· Views 48
Riset: Investor Asing Utamakan Perusahaan yang Punya Komitmen Etika Bisnis dan HAM
Ilustrasi investor asing menanamkan modal di Indonesia. (Foto: Arsip)

IDXChannel – Hasil riset terbaru mengungkap penyebab banyak investor asing mengurungkan niat mereka untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Salah satu alasannya adalah karena standar etika bisnis yang menurun.

Riset tersebut dilakukan oleh The Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST). Menurut penelitian itu, banyak investor global mencari perusahaan yang memiliki komitmen terhadap etika bisnis dan perlindungan hak asasi manusia (HAM).

"Ini ada suatu keadaan yang janggal juga. Kami mengamati bahwa mulai ada perusahaan-perusahaan besar dari luar negeri yang enggan untuk investasi di Indonesia karena standar etikanya menurun," kata Direktur FIHRRST, Ali Rahmadi, dalam keterangan tertulisnya seperti dikutip pada Sabtu (14/12/2024).

Dia menuturkan, standar operasional yang baik dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasar internasional. Oleh karena itu, dia menilai perusahaan perlu beradaptasi dengan tren global yang menekankan tanggung jawab sosial.

Ali mengatakan, pengintegrasian HAM dalam operasional bisnis dapat memberikan dampak positif. Hal itu tidak hanya membangun reputasi yang baik, tetapi juga menciptakan hubungan yang lebih kuat dengan pemangku kepentingan. Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa investor cenderung memilih perusahaan yang mampu menunjukkan komitmen terhadap isu-isu lingkungan dan sosial. Selain itu, transparansi dalam praktik bisnis juga menjadi perhatian utama.

Uji tuntas HAM juga disebut menjadi langkah penting untuk memastikan kepatuhan terhadap standar global. Proses tersebut mencakup identifikasi, pencegahan, dan pengelolaan risiko yang dapat memengaruhi masyarakat. 

Pelaksanaan yang konsisten membantu perusahaan memenuhi ekspektasi pasar internasional. "Dengan demikian, perusahaan dapat mengurangi hambatan dalam menjalin kerja sama dengan mitra asing," ujarnya.

Halaman : 1 2

Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

FOLLOWME Trading Community Website: https://www.followme.com

If you like, reward to support.
avatar

Hot

No comment on record. Start new comment.