Note

Saham Kesehatan IRRA-KAEF Cs Naik saat Wabah Virus HMPV Merebak di China

· Views 31
Saham Kesehatan IRRA-KAEF Cs Naik saat Wabah Virus HMPV Merebak di China
Saham Kesehatan IRRA-KAEF Cs Naik saat Wabah Virus HMPV Merebak di China. (Foto: Freepik)

IDXChannel – Saham emiten kesehatan, farmasi hingga pengelola rumah sakit (RS), menguat pada Senin (6/1/2025), di tengah spekulasi pelaku pasar terhadap kabar merebaknya wabah virus Human Metapneumovirus (HMPV) di China.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.20 WIB, saham emiten distributor alat kesehatan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) meningkat 13,79 persen ke Rp462 per saham.

Baca Juga:
Saham Kesehatan IRRA-KAEF Cs Naik saat Wabah Virus HMPV Merebak di China Bursa Asia Beragam di Awal Pekan, Tunggu Data Ekonomi Penting

Saham emiten farmasi BUMN PT Kimia Farma Tbk (KAEF) juga melesat 12,31 persen ke Rp730 per saham dan PT Phapros Tbk (PEHA) terkerek 10,69 persen.

Saham farmasi lainnya ikut menguat. Sebut saja, MERK yang naik 1,42 persen, SOHO 0,77 persen, dan DVLA 0,31 persen.

Baca Juga:
Saham Kesehatan IRRA-KAEF Cs Naik saat Wabah Virus HMPV Merebak di China Saham Prajogo Pangestu Kompak Menghijau, CUAN Naik 7 Persen

Selanjutnya, saham penyedia layanan laboratorium DGNS naik 6,80 persen, PRDA tumbuh 4,92 persen, dan LABS menghijau 2,99 persen.

Kemudian, saham pengelola RS PRIM mendaki 5,26 persen, SAME terapresiasi 4,55 persen, BMHS 2,31 persen, SILO 1,62 persen.

Baca Juga:
Saham Kesehatan IRRA-KAEF Cs Naik saat Wabah Virus HMPV Merebak di China Raja Roti (BRRC) Patok Harga IPO Rp210 per Saham, Incar Pasar Program Makan Bergizi Gratis

Diwartakan sebelumnya, wabah virus HMVP yang sedang merebak di China telah menjadi perhatian internasional belakangan ini.

Virus ini menyebar dengan sangat luas dan cepat, menyebabkan lonjakan kasus yang signifikan di wilayah China bagian utara.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mengimbau masyarakat untuk tidak panik tetapi tetap waspada dan menjaga kesehatan guna mencegah risiko penularan virus ini.

Juru Bicara Kemenkes RI, Widyawati menjelaskan bahwa langkah-langkah preventif seperti menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan secara teratur, dan menggunakan masker di tempat umum dapat membantu mengurangi risiko tertular penyakit menular.

“Saat ini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia. Meski begitu, kami mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Hal ini penting untuk memperkuat daya tahan tubuh dan mencegah penularan berbagai virus yang berpotensi mengancam kesehatan,” kata Widyawati dalam keterangan yang diterima, Sabtu (4/1/2025) lalu.

Widyawati pun mengatakan pemerintah Indonesia juga terus memantau perkembangan situasi wabah HMPV di China dan negara-negara lain.

Langkah antisipasi dilakukan melalui peningkatan kewaspadaan di pintu-pintu masuk negara, termasuk pengawasan kekarantinaan kesehatan bagi pelaku perjalanan internasional yang menunjukkan gejala Influenza Like Illness (ILI).

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan langkah-langkah preventif yang efektif. Upaya ini dilakukan agar virus ini tidak masuk ke Indonesia,” ujar Widyawati.

Diketahui, HMPV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, dengan gejala yang mirip flu biasa seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas. Dalam kasus berat, virus ini dapat menyebabkan komplikasi seperti bronkitis atau pneumonia.

Virus ini biasanya tidak berbahaya bagi orang dewasa yang sehat, tetapi berisiko lebih tinggi bagi anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, termasuk mereka yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes, gangguan pernapasan, atau penyakit jantung. 

Hingga saat ini, belum ada vaksin atau pengobatan khusus untuk HMPV. Meski demikian, perawatan suportif seperti rehidrasi, pengendalian demam, dan istirahat cukup efektif dalam membantu meringankan gejala.

Kemenkes mengajak masyarakat untuk tetap memantau informasi resmi terkait perkembangan virus ini.

Pemerintah juga menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dalam menerapkan langkah pencegahan dan segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

FOLLOWME Trading Community Website: https://www.followme.com

If you like, reward to support.
avatar

Hot

No comment on record. Start new comment.