Note

Wall Street Ditutup Melemah Imbas Kebijakan Tarif Dagang ke China, Kanada, dan Meksiko

· Views 26
Wall Street Ditutup Melemah Imbas Kebijakan Tarif Dagang ke China, Kanada, dan Meksiko
Wall Street Ditutup Melemah Imbas Kebijakan Tarif Dagang ke China, Kanada, dan Meksiko. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Wall Street ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat (31/1/2025) waktu setempat, karena Gedung Putih mengonfirmasi kebijakan tarif pada Meksiko, Kanada, dan China yang dimulai pada Sabtu (1/2/205).

Mengutip Investing, Dow Jones Industrial Average turun 337 poin atau 0,75 persen ke 44.544, indeks S&P 500 turun 0,51 persen ke 6.040, dan NASDAQ Composite turun 0,28 persen ke 19.627, yang terakhir naik lebih dari 1 persen secara intraday.

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Melemah Imbas Kebijakan Tarif Dagang ke China, Kanada, dan Meksiko Wall Street Ditutup Lebih Tinggi, S&P 500 Menguat Menyusul Pelemahan Microsoft

Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi bahwa kebijakan tarif akan dimulai pada Sabtu terhadap mitra dagang terbesar Amerika termasuk Kanada, Meksiko, dan China.

AS akan mengenakan tarif 25 persen pada barang-barang Meksiko dan Kanada serta tarif 10 persen pada barang-barang China. 

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Melemah Imbas Kebijakan Tarif Dagang ke China, Kanada, dan Meksiko Bursa Asia Menguat, Terimbas Kenaikan Wall Street

Konfirmasi tarif yang akan diberlakukan dalam 24 jam mengejutkan pasar karena beberapa pihak berharap Trump tidak akan menindaklanjuti ancaman sebelumnya untuk mengenakan tarif pada 1 Februari 2025.

"Kami tidak memperkirakan tarif permanen di tingkat negara akan benar-benar diberlakukan pada tanggal 1 Februari untuk Meksiko dan Kanada," kata Macquarie dalam catatan sebelumnya.

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Melemah Imbas Kebijakan Tarif Dagang ke China, Kanada, dan Meksiko Wall Street Naik Sambut Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi

Indeks harga PCE, pengukur inflasi favorit Federal Reserve, meningkat sebesar 0,3 persen secara bulanan bulan lalu, naik dari 0,1 persen pada bulan November 2024, sementara secara tahunan angkanya mencapai 2,6 persen, dibandingkan dengan 2,4 persen pada bulan sebelumnya.

Pembacaan inti, yang tidak memperhitungkan komponen makanan dan energi yang lebih fluktuatif, mencapai 0,2 persen secara bulanan dan 2,8 persen secara tahunan.

Halaman : 1 2

Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

FOLLOWME Trading Community Website: https://www.followme.com

If you like, reward to support.
avatar

Hot

No comment on record. Start new comment.