Futures pada indeks saham AS dan Eropa kembali tumbuh, mengatasi sesi musim laporan keuangan yang tegang. Penurunan imbal hasil Treasury AS meningkatkan selera risiko di tengah tidak adanya ketegangan perdagangan baru dari Gedung Putih. Banyak perusahaan melampaui ekspektasi analis, menciptakan latar belakang positif bagi investor. Penguatan kepercayaan pada hasil keuangan yang menguntungkan terus mendorong pertumbuhan indeks saham.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penurunan imbal hasil Treasury juga berdampak positif pada indeks saham. Suku bunga yang lebih rendah membuat ekuitas lebih menarik bagi investor, meningkatkan permintaan untuk aset berisiko. Skenario ini didukung oleh ekspektasi likuiditas pasar yang lebih tinggi secara keseluruhan karena kondisi moneter yang diperkirakan akan lebih longgar di masa depan. Namun, pasar tetap sensitif terhadap risiko geopolitik dan perubahan kebijakan ekonomi.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup pada rekor tertinggi, diikuti oleh indeks Asia yang naik ke level tertinggi dalam tujuh minggu. Kontrak berjangka pada S&P 500 dan Nasdaq 100 juga mengalami peningkatan momentum.
Rasa stabilitas perlahan kembali ke pasar global setelah volatilitas yang dipicu oleh kebijakan perdagangan pemerintahan Trump awal pekan ini. Pergeseran ini memungkinkan investor untuk kembali fokus pada prospek suku bunga, pertumbuhan ekonomi, dan pendapatan perusahaan.
Di antara perusahaan Eropa yang melaporkan hari ini, Societe Generale SA dan AstraZeneca Plc mengalami kenaikan setelah melaporkan pendapatan yang melebihi ekspektasi. Sementara itu, Kering SA mengalami penurunan setelah pengumuman kepergian direktur kreatif Gucci, Sabato De Sarno, setelah hanya dua tahun.
Menurut data hari ini, pesanan industri Jerman mengalami peningkatan tajam pada bulan Desember, yang menjadi bukti lebih lanjut bahwa prospek sektor manufaktur negara yang sedang berjuang mungkin membaik. Peningkatan permintaan kemungkinan didorong oleh penguatan produksi dan optimalisasi rantai pasokan, yang mendorong iklim investasi positif di sektor tersebut. Para ekonom menyoroti bahwa tren ini mungkin menunjukkan perusahaan sedang meningkatkan perencanaan kapasitas produksi sebagai respons terhadap kebutuhan pasar. Peran teknologi baru dan inovasi juga ditekankan, karena meningkatkan efisiensi produksi. Selain itu, pertumbuhan pesanan dapat meningkatkan lapangan kerja industri dan pertumbuhan upah, yang pada akhirnya dapat mendukung pengeluaran konsumen dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.
Nantinya pada hari Kamis, Bank of England diperkirakan akan memangkas suku bunga utamanya. Sementara itu, data klaim pengangguran AS hari ini dan laporan penting nonfarm payrolls besok juga akan diawasi ketat oleh para trader.

Prospek Teknikal S&P 500
Permintaan untuk S&P 500 tetap tinggi. Tugas utama bagi pembeli hari ini adalah menembus level resistance $6079. Ini akan memperpanjang tren naik dan membuka jalan menuju pergerakan ke $6092. Target penting lainnya bagi para pembeli adalah mempertahankan $6107, yang akan semakin memperkuat posisi pembeli.
Di sisi lain, jika selera risiko melemah, pembeli harus mempertahankan level $6069. Penurunan di bawah tanda ini akan mendorong indeks kembali ke $6058 dan dapat membuka jalan untuk penurunan lebih dalam menuju $6047.
Hot
No comment on record. Start new comment.